Lokalx-id - Pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif pada berbagai sektor. Dan salah satu sektor yang paling terkena dampak adalah pariwisata.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu beberapa negara di dunia sudah memberlakukan adaptasi new normal.  Secara perlahan beberapa negara mulai melonggarkan kebijakan bepergian.

Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut melonggarkan larangan bepergian. Hal ini disebabkan ada banyak masyarakat yang memiliki pekerjaan di luar domisili mereka berada.

Selain itu, tujuan lainnya adalah menghidupkan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian negara.

Meskipun demikian, pemerintah tetap meminta kita untuk mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan.

Oleh karena itu, kami dari tim dari Lokalx.id telah menghimpun sejumlah tips aman travelling saat pandemi Covid-19. Silahkan simak ulasannya berikut ini.

Tips 1: Lakukan riset singkat

Sebelum melakukan travelling, lakukan riset terlebih dahulu tentang destinasi yang dituju.

Ada dua pertanyaan yang bisa membantu Anda riset:

  1. Apakah destinasi yang dituju itu zona aman dari pandemi covid-19?
  2. Berapa jumlah kasus positif pada destinasi yang Anda tuju?  

Dua pertanyaan barusan terkesan sederhana. Tapi sangat wajib untuk Anda jawab.

Karena bila jumlah kasus positif pada destinasi yang Anda tuju itu terbilang tinggi. Lebih baik rencanakan ulang perjalanan Anda.

Masih ada banyak destinasi yang jauh lebih aman untuk Anda kunjungi.

Tips 2: Cek dulu hotel yang akan Anda booking

Seperti yang kita ketahui, ada banyak kekhwatiran bahwa penyebaran virus corona pada klaster pariwisata bisa meningkat.

Guna mengantisipasinya, pemerintah menghimbau industri perhotelan untuk memperketat protokol kesehatan.

Misalnya saja: melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk, menyediakan hand sanitizer sebelum pengunjung melakukan check in dan meminta surat keterangan Rapid Test atau Swab Test.

Selain itu, pemerintah juga meminta untuk hotel membatasi jumlah pengunjung, maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada. Jadi misalnya, kapasitas hotel itu mencapai 100 tamu di 100 kamar, maka yang dipakai 50 kamar saja.

Kabar baiknya, banyak hotel mengikuti anjuran tersebut.

Tak hanya itu, beberapa hotel juga membuat kebijakan khusus, yakni menganjurkan calon pengunjungnya untuk melakukan reservasi online agar meminimalisir kontak.

Meskipun demikian, Anda wajib tetap waspada.

Caranya adalah dengan melakukan reservasi online, entah itu lewat website resmi hotel atau aplikasi online seperti Traveloka, Airbnb, Booking.com dan lain sebagainya.

Tips 3: Siap sedia peralatan kesehatan

Travelling di situasi pandemi Covid 19 memberikan resiko, yakni tambahan barang yang wajib dibawa. Barang tersebut tak lain peralatan kesehatan.

Contoh dari peralatan kesehatan sendiri misalnya hand sanitizer (dengan kandungan alkohol lebih dari 60%), tisu desinfektan, tisu basah, termometer suhu tubuh dan masker wajah. Selain itu, bawa juga vitamin untuk menjaga kondisi tubuh anda.

Memang benar, barang-barang ini tentu akan membuat tas Anda menjadi lebih penuh. Akan tetapi barang-barang tersebut bisa menjaga Anda tetap bersih dan tetap bugar selama melakukan travelling.

Tips 4: Lakukan cek kesehatan

Sebelum pergi ke destinasi tujuan atau pulang kembali ke rumah, Anda wajib terlebih dahulu memeriksa kesehatan diri di Rumah Sakit atau Puskesmas terdaftar.

Pengecekan kesehatan (dalam hal ini termasuk rapid test ataupun swah test) memang menjadi salah satu syarat perjalanan.

Tapi di sisi lain, hal tersebut juga membantu Anda untuk mengetahui kondisi kesehatan dan imunitas tubuh Anda.

Mengetahui kondisi kesehatan dan imunitas tubuh Anda sangatlah penting dalam travelling selama situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Apabila Anda merasa tidak enak badan seperti demam, kami sarankan pada Anda untuk tidak memaksakan diri untuk tetap pergi.

Tetaplah di rumah. Lindungi diri dan orang lain dari infeksi Covid-19.

Tips 5: Aturlah jadwal perjalanan Anda

Virus Corona dapat menyebar jauh lebih cepat melalui pertemuan massa atau kerumunan massa.

Itulah yang dikatakan oleh Lauren Meyers, profesor biologi integratif dari University of Texas di Austin yang bekerja sama dengan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) saat melakukan pelacakan penyebaran Covid-19.

Oleh karena itu, Anda wajib menghindari kerumunan massa saat berada di destinasi wisata.

Untuk itu, Anda wajib mengatur jadwal perjalanan Anda. Misalnya, seperti tempat-tempat umum seperti pasar atau lokasi wisata, agendakan pada waktu tertentu. Anda bisa datang pada pagi hari atau sore hari.

Hindarilah jam-jam sibuk antara pukul 08.00– 10.00 pagi.

Tips 6: Bawa atau sewalah transportasi pribadi

Transportasi adalah salah satu hal yang dibutuhkan oleh traveller untuk menunjang aktivitas wisata.

Namun di situasi pandemi seperti sekarang ini, tentu Anda khawatir untuk naik transportasi umum, seperti kereta api, pesawat, atau kapal.

Hal ini wajar. Sebab moda transportasi umum memungkinkan banyak orang berkumpul dalam satu tempat. Ini jelas berpotensi menyebarkan virus corona.

Oleh karena itu, bila Anda memiliki kendaraan pribadi, Anda bisa menggunakannya saat melakukan travelling.

Sebab mobil pribadi  jauh lebih aman daripada moda transportasi umum lainnya di masa pandemi.

Lalu bagaimana dengan traveller yang tidak memiliki mobil pribadi?

Tenang saja. Anda tetap bisa dengan cara menyewa mobil rental.

Perlu Anda ketahui, di tengah pandemi seperti sekarang ini, jasa sewa mobil rental menjadi populer dan sering menjadi pilihan untuk menunjang mobilisasi saat berlibur.

Dan tak perlu khawatir soal harga, karena rata-rata harga sewa mobil cukup terjangkau dan dapat disewa seharian penuh.

Meskipun demikian, Anda tetap harus memastikan kebersihan mobil yang akan disewa. Karena perlu diingat, kita tidak tahu apakah orang yang menyewa mobil sebelumnya itu bebas dari virus atau tidak.

Tapi bagaimana jika ternyata budget Anda tidak cukup untuk menyewa mobil?

Ya, sudah. Mau tidak mau, Anda harus memakai moda transportasi umum. Karena kalau Anda berjalan kaki, tentu ini malah melelahkan dan membuang waktu Anda.

Namun saran kami dari Lokalx.id, tetap pastikan bahwa moda transportasi umum itu sudah menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pilihlah operator yang punya kebijakan ketat terhadap protokol kesehatan terutama dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), seperti masker, face shield, dan penerapan social distancing.

Tak hanya itu, Anda juga wajib berdisiplin diri untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Misalnya dengan menggunakan masker, mencuci tangan atau membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak.

Tips 7: Jaga jarak dan meminimalisir kontak

Tips ketujuh atau terakhir agar Anda aman saat travelling di tengah Pandemi Covid 19 adalah menjaga jarak dan meminimalisir kontak dengan orang lain.

Kedua hal tersebut dapat Anda lakukan dengan cara-cara sederhana, kok.

Misalnya saja, ketika berada di tempat wisata atau umum, Anda wajib menjaga jarak dengan orang sekitar.

Jarak aman dengan orang lain yang disarankan oleh Pemerintah, seperti dilansir dari situs resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, adalah 1 meter.

Namun kami pikir, lebih dari 1 meter mungkin akan lebih baik lagi.

Selain itu, kita juga wajib meminimalisir kontak. Misalnya ketika melakukan pembayaran, usahakan memakai dompet digital seperti gopay, ovo atau dana.

Akan tetapi bila tidak bisa dan terpaksa harus melakukan kontak, segeralah mencuci tangan atau memakai hand sanitizer yang sudah Anda siapkan.

Itulah deretan tips aman travelling saat Pandemi Covid-19. Kalau ada yang ingin menambahkan tips lainnya, bisa komen di bawah. Tetap jaga kesehatan di manapun Anda berada ya, guys!

See you at next article.