Lokalx.id - Indonesia terkenal memiliki pesona keindahan alam yang patut diacungi jempol. Hal ini membuat banyak wisatawan, baik dari mancanegara maupun lokal kecanduan untuk menjelajah destinasi wisata yang ada di negara kita.

Adapun destinasi wisata populer yang sering dikunjungi dan dijelajahi misalnya saja seperti: Bali, Lombok, Pulau Komodo, hingga Raja Ampat.

Akan tetapi, sebenarnya tidak hanya empat pulau itu saja yang menarik untuk dikunjungi. Ada banyak daerah wisata menarik yang sayang sekali bila tak dikunjungi.

Salah satunya saja, Banyuwangi. Ya, daerah yang ada di timur pulau Jawa itu merupakan daerah wisata yang memiliki banyak objek wisata yang tak kalah menarik dari keempat pulau tadi.

Buktinya, berdasarkan catatan pemerintah Kabupaten Banyuwangi mencatat jumlah kunjungan wisatawan pada 2019 mencapai 5,4 juta. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan 2018 lalu, mencapai 4,9 juta wisatawan.

Hal ini menunjukkan bahwa daya pikat Banyuwangi sebagai destinasi pariwisata sangatlah kuat.

5 Pantai di Banyuwangi yang Cocok Untuk Liburan Bersama Keluarga
Berikut ini pantai rekomendasi di Banyuwangi yang cocok untuk liburan bersama keluarga.

Kemudian mengapa para wisatawan itu tertarik untuk melakukan wisata ke Banyuwangi?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami dari tim Lokalx.id telah mengumpulkan berbagai jawaban untuk membantu kamu. Semoga dengan jawaban tersebut bisa menjadi menambah wawasan kamu, terutama untuk bisa mencoba berwisata ke Banyuwangi.

Silahkan disimak ya!

Banyak Destinasi Wisata Alam yang Eksotis di Banyuwangi

Senja yang eksotis di Pulau Santen Banyuwangi, Jawa Timur (Achmad Maulana)

Alasan pertama mengapa kamu perlu wisata ke Banyuwangi adalah karena Banyuwangi memiliki destinasi wisata alam yang eksotis.

Banyak wisatawan berkunjung ke Banyuwangi karena daerah ini menawarkan keindahan wisata alam yang komplit. Misalnya saja, sun rise atau matahari terbit di beberapa pantai Banyuwangi memberikan pesona yang sukar Anda temukan di daerah pariwisata lainnya.

Selain itu, ada juga kawah ijen yang juga memiliki fenomena blue fire atau api biru abadi.

Perlu kamu ketahui, fenomena blue fire ini terjadi karena reaksi gas bumi yang bertemu dengan oksigen dan mengakibatkan api yang muncul berwarna biru. Kobaran api biru yang muncul saat tengah malam itu menciptakan cahaya yang indah dan sulit untuk dilupakan.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menikmati pantai G-land atau Pantai Plengkung yang menyuguhkan hamparan laut biru dan ombak yang memanjang, tinggi, dan besar.

Bagi kamu yang mempunyai hobi berselancar, ombak di G-land adalah salah satu favorit untuk ditaklukan, setelah ombak di Hawai.

Tapi kalau kamu yang kurang suka berselancar, tenang saja, Pantai G-Land Banyuwangi juga menyajikan aktivitas wisata lainnya, seperti diving dan snorkeling.

Tidak selesai sampai di situ, di Banyuwangi kamu juga bisa menikmati serunya berpetualang di alam liar saat berkunjung ke Taman Nasional Alas Purwo.

Di sana kamu akan diajak menikmati padang rumput atau sabana luas untuk melihat burung merak, rusa, dan banteng Jawa.

Asik, bukan?

Ada Banyak Festival Kelas Internasional di Banyuwangi

Festival Gandrung Sewu adalah salah satu daya pikat wisata ke Banyuwangi

Alasan kedua mengapa kamu perlu wisata ke Banyuwangi adalah karena Banyuwangi memiliki banyak festival kelas Internasional yang sayang kalau dilewatkan.

Banyuwangi tak hanya menyajikan berbagai wisata alam, tapi juga ada deretan festival berkelas internasional yang sayang bila dilewatkan.

Festival yang disajikan sendiri cukup beraneka ragam kategori. Mulai dari seni, budaya, fashion bahkan hingga olahraga.

Keanekaragaman festival tersebut merupakan usaha Pemerintah Daerah untuk memperkenalkan budaya lokal Banyuwang dan menarik perhatian para wisatawan asing.

Lalu apakah ada rekomendasi festival yang wajib dikunjungi?

Well, sebenarnya untuk rekomendasi sih sebenarnya itu tergantung dengan apa yang kamu sukai. Misalnya saja, kamu suka dengan budaya, ada Festival Gandrung Sewu atau Festival Kebo-keboan Alasmalang yang menyajikan tarian budaya khas Banyuwangi.

Atau semisal kamu suka dengan kuliner, ada festival Sego Tempong dan Sego Cawuk yang sangat sering dihadiri oleh chef ternama Indonesia, seperti Chef Juna yang pernah hadir pada 2017 lalu.

Selain itu, perlu dipahami juga bahwa setiap festival yang diadakan itu memiliki keunikan masing-masing.

Dan hal ini menjadi salah satu alasan mengapa kamu wajib travelling ke Banyuwangi.

Namun kelak kalau ada banyak yang request, kami dari tim Lokalx.id akan mencoba memilah festival mana saja yang terbaik dan wajib kamu kunjungi ketika ada di Banyuwangi di artikel lainnya. Oke?

Kuliner Banyuwangi Unik, Pedas, dan Lezat Di Lidah

Rujak Soto adalah salah satu wisata kuliner di Banyuwangi sangat unik dan menarik (Achmad Maulana)

Alasan ketiga mengapa kamu perlu wisata ke Banyuwangi adalah karena Banyuwangi memiliki wisata kuliner yang lezat dan beragam.

Nah bagi kamu yang suka makan-makan atau berwisata kuliner, Banyuwangi merupakan tempat yang cocok untuk kamu.

Mengapa?

Sebab kuliner di Banyuwangi itu unik dan mempunyai karakter tersendiri. Hal ini tak lepas dari kreatifitas masyarakat Banyuwangi pandai mengolah rasa lezat tiap makanan khas dari Banyuwangi.

Sebagai contoh, kuliner unik yang menarik perhatian adalah rujak soto. Menu yang satu ini merupakan gabungan dua macam menu masakan antara rujak yang disiram dengan kuah soto dan tambahan daging babat. Sementara untuk pelengkap, biasanya rujak soto disajikan dengan potongan lontong.

Lalu ada lagi pecel rawon. Nah kalau masakan yang satu ini merupakan perpaduan antara pecel dan rawon. Kombinasi kedua masakan ini mungkin terdengar aneh, tapi saat dicicip justru muncul rasa unik yang sungguh nikmat.

Kemudian bagi kamu yang doyan dengan kuliner pedas, jangan lupa untuk menyantap pecel pitik. Pecel pitik sendiri merupakan kombinasi nasi pecel dengan suwiran ayam kampung bakar. Tak hanya itu, biasanya pecel pitik juga dicampur dengan urap.

Nah perlu kamu tahu bahwa pecel pitik ini dulunya adalah makanan yang biasa disajikan saat ada acara adat. Tapi sekarang sudah bebas dinikmati siapapun dan kapanpun.

Dan jangan lupa, ada juga “sego tempong” yang wajib kamu cicipi. Rasa pedasnya sangat tajam hingga serasa ditampar. Rasa pedas ini sendiri berasal dari sambal tempong, yang merupakan sambal cabai merah mentah. Sego tempong sendiri biasanya dilengkapi dengan beraneka lauk seperti dadar jagun, ikan, sayuran rebus dan masih banyak lainnya.

Nah sebenarnya masih banyak referensi kuliner unik lainnya di Banyuwangi. Tapi sengaja kami tidak paparkan semua. Kenapa?

Ya, biar kamu penasaran sehingga bisa menjadi alasan mengapa kamu wajib wisata ke Banyuwangi.

Suasana Mistis Banyuwangi yang Kuat Bikin Kita Jadi Penasaran

Meski Taman Nasional Alas Purwo memiliki suasana mistis, tapi keindahannya jadi daya tarik wisata di Banyuwangi yang menarik

Alasan keempat mengapa kamu perlu wisata ke Banyuwangi adalah karena suasana mistis Banyuwangi yang kuat bikin kita jadi penasaran.

Jauh sebelum dikenal sebagai “Sunrise of Java“ Banyuwangi memiliki sejarah mistis yang sangat kuat. Bahkan saking kuatnya, Banyuwangi sempat mendapat julukan “Santet of java” alias Kota Santet. Hal ini dikarenakan ada banyak orang datang ke Banyuwangi hanya untuk mempelajari ilmu hitam atau bertapa untuk mencari wangsit.

Salah satu tempat wisata yang angker dan mistis di Banyuwangi adalah Alas Purwo. Sebagai salah satu taman nasional tertua dan terbesar di Indonesia ini merupakan area yang angker dan mistis bagi warga di Banyuwangi.

Warga sekitar Alas Purwo setempat percaya bahwa hutan yang ada di Alas Purwo ada tempat berkumpulnya jin, setan dan para lelembut lainnya dari seantero nusantara.

Bahkan konon pada masa penjajahan dulu, ada banyak orang yang tidak bisa pulang dengan selamat setelah masuk kawasan Alas Purwo. Seremnya lagi, jasad mereka juga tidak bisa ditemukan hingga detik ini.

Suasana mistis di Banyuwangi juga bisa kamu dapatkan ketika berkunjung ke Rowo Bayu. Lokasi wisata ini terkenal hening dan menyimpan banyak misteri. Sebab dulu ketika masih jaman penjajahan, terjadi pertempuran sengit antara kerajaan Blambangan dengan tentara Belanda.

Meski akhirnya dimenangkan oleh kerajaan Blambangan, banyak pati-pati raja dan rakyat Blambangan gugur. Hal ini membuat area ini menjadi hunian bagi para makhluk halus.

Selain itu, konon di Rowo Bayu sendiri ada “sosok penjaga” bernama Nyai Resek. Parasnya cantik dan bijaksana. Ia dijaga oleh prajurit-prajurit yang gagah dan sakti mandraguna.

Dari berbagai cerita tersebut,  kesan Rowo Bayu sebagai salah satu tempat wisata angker di Banyuwangi makin kuat.

Nah itulah beberapa alasan mengapa kamu perlu wisata ke Banyuwangi. Jadi tunggu apalagi, yuk wisata ke Banyuwangi sekarang!  

Ciao!